Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

Rumus Excel (IF, Right, And, Left, Mid, VILOOKUP, OR) beserta Soal Dan Jawaban

Gambar
Soal Excel beserta Jawaban,   Buatlah Tabel Laporan seperti gambar  diatas.  Kemudian isi kolomnya dengan ketentuan  sebagai berikut : Kolom Nama Barang didapat berdasarkan Tabel Bantu .  Kolom Jenis Jilbab didapat berdasarkan 2 huruf  terakhir dari Kode Barang ,  Jika    "MX = Maxi", Jika "BB = Bolak-Balik", Jika "CP = Curuty Pet".  Kolom Jumlah didapat dari kolom Kode Barang dimulai pada karakter ke lima.  Kolom Harga Pokok didapat berdasarkan 2 huruf sebelah kiri dari Kode Barang dengan memperhatikan Tabel Bantu dengan membandingkan Jenis Jilbab .  Kolom Cara Bayar didapat berdasarkan karakter ketiga kolom Kode Barang Jika T maka Tunai selaim itu Kredit.  Kolom Harga Jual didapat dengan cara mengalikan Jumlah dengan Harga Pokok Kolom Diskon didapat dengan ketentuan : Jika Jenis Jilbab = "Maxi" dan Cara Bayar = "Tunai"   maka mendapatkan diskon 5% dari Harga Jual selian itu tidak dapat diskon.  Kolom Total Seluruh dida

Penggunaan To Be (Am, Are, Is, Was, Ware) beserta Contoh dalam Bahasa Inggris, (Preposition of Tim Chart and Example.)

Utilizing To Be (Am, Are, Is, Was, Were).  Mungkin beberapa orang masih bingung dengan penggunaan To Be. So, I wanna explain about To Be (Am, Are, Is, Was, Were).  Apa itu   To Be .?  To Be adalah As a connection subject dan predicate or as a predicate . To Be ini jika diartikan dalam satu kalimat, tidak ada artinya. Dibawah  ini adalah beberapa jenis-jenis To Be antara lain : Is Is dipakai untuk orang ketiga tunggal, yaitu " He, She, It".  Am Am  dipakai untuk orang pertama tunggal, yaitu " I".  Are  Are  dipakai untuk orang kedua dan lebih dari satu orang, yaitu " You, They, We".  Was Was merupakan bentuk lampau dari Am dan Is , berpasangan dengan "I, He, She, It".   Were Were merupakan bentuk lampau dari Are . Were berpasangan dengan "You, We, They".   To Be digunakan dalam 4 bentuk :  To Be + Adverb yaitu jenis To Be digunakan untuk menyatakan keterangan  tempat atau waktu  mengenai kejadian. Example : I am at home (Sa

Simple Present Tense (Pengertian, Rumus, Fungsi dan Contoh Kalimatnya)

Simple Present merupakan kata kerja yang paling sederhana dari jenis Tense lainnya. Kata kerja ini digunakan untuk menyatakan kegiatan sehari-hari berulang seperti rutinitas atau kebiasaan. Dibawah ini adalah penjelasan tentang  "Simple Present Tense " : Event / Time : Present Simple :  (+) s + v1 + s/es   (-) s + do/does + not + v1  (?) do/does + s + v1?  Continuous :  (+) s + to be (is, are, am)  + v-ing  (-) s + to be (is, am, are)  + not + v-ing  (?) s + to be (is, am, are) + s + v-ing.?  Perfect :  (+)  s + have/has + v3  (-)  s + have/has not + v3  (?)  have/has + s + v3?  Perfect Continuous : (+)  s + have/has + been + v-ing   (-)  s + have/has  not + been + v-ing   (?)  have/has + s + been + v-ing Example : I do I am doing I have done I have been doing Event /Time : Past Simple : (+)  s + v2 (-)  s + do/does + not +v1   (?)  did + s + v1.?  Continuous : (+)  s + to be (was/ware) + v-ing (-)  s + to be (was/ware)  + not +v-ing  (?)  s + to be (was/ware)  + s + v-ing

Pengertian Ragam Dialog, Jenis Ragam Dialog dan Karakteristik Ragam Dialog

  Ragam Dialog Cara yang digunakan untuk mengorganisasikan berbagai teknik dialog disebut dengan Ragam Dialog (Dialogue Style) . beberapa teknik dialog interaktif yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara manusia dengan komputer pada saat ini bervariasi, dimulai dari yang sederhana sampai yang cukup canggih. Beberapa diantara adalah : Sistem Menu Dialog berbasis pengisian borang Kursor yang bergerak Pelacakan simbol yang dapat diperogram Ikon  Jendela  Penggulung teks Ragam Dialog Interaktif Secara umum,ragam dialog interaktif dapat dikelompokan menjadi 9 kategori : Dialog berbasis perintah tunggal (command line dialogue), merupakanragam dialog menggunakan perintah / bahasa perogram / fungsi dengan sedikit kata. keuntungan menggunakan dialog berbasis tunggal  Cepat Efesien Ringkas Kerugian : Memerlukan Pelatihan Membutuhkan Penggunanaan sintaks yang teratur Membutuhkan beban ingatan yang tinggi Jelek dalam menangani kesalahan Faktor-faktor untuk meminimalkan beban ingat dan kes

Sejarah, Contoh beserta penjelasan Aksara Lampung

Gambar
 Lampung memiliki  aksara sendiri yang dikenal sebagai Aksara Lampung / Had Lampung / Sukhat Lampung / Aksara Kaganga.  Had Lampung diperkirakan berpangkal pada Aksara Pallawa dari india selatan. Had Lampung memiliki bentuk kekerabatan dengan Aksara Rencong, Aksara Rejang Bengkulu, Aksara Sunda dan Aksara Lontara. Tulisan Lampung dahulu biasa digunakan untuk menulis mantra, surat,  hukum tradisional, karya keagamaan dan puisi. Biasanya ditulis pada kulit kayu, daun palem,  lempengan logam, kulit binatang, tanduk,  batu dan bambu.   Aksara Lampung telah mengalami perubahan atau perkembangan. Sebelum nya Had Lampung kuno jauh lebih kompleks,sehingga  dilakukan  penyempurnaan samapi yang dikenal sekarang. Huruf atau Had Lampung yang diajarkan disekolah sekarang adalah hasil dari penyempurnaan tersebut.  Had Lampung terdiri dari huruf induk, anak huruf, anak huruf ganda dan gugus konsonan, juga terdapat lambang, angka dan tanda baca.  Had Lampung ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan

Mengukur atau Mengecek Pencapaian Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) pada Perusahaan

Mengukur Pencapaian Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3)  Guna mengetahui keefektifan penerapan SMK3  dan mengukur kinerja pelaksanaan SMK3, serta untuk membuat perbaikan-perbaikan maka diperlukan pelaksanaan audit SMK3. Selain itu melalui  audit SMK3 akan diketahui  perogram K3  apakah telah dilaksanakan sesuai  dengan kebijakan K3 yang telah ditetapkan pada suatu perusahaan. Untuk  mengukur dan menilai kegiatan usaha Keselamatan dan Kesehatan Kerja ditempat  kerja selalu selalu menggunakan tingkat kekerapan kecelakaan, tingkat keparahan kecelakaan, jumlah kerugian yang ditimbulkan, dan statistik kecelakaan.  Audit Sistem Manajemen K3 (SMK3)  Tujuan Audit SMK3 : Menilai secara kritis dan sistematis semua potensi bahaya potensial dalam sistem kegiatan operasi perusahaan meliputi : Tenaga manusia meliputi kemampuan dan sikapnya dalam kaitannya dengan K3.  Perangkat keras meliputi sarana / peralatan proses produksi dan Oprasi, sarana pemadam kebakaran, kebersihan dan tata lingkungan. 

Pengertian Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan Identifikasi Bahaya dari Aktivitas Kerja pada Perusahaan

Gambar
Sistem Manajemen K3 (SMK3)  Sistem Manajemen K3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kewajiban K3 dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna tercapainya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.  Manajemen K3  Manajemen untuk pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kewajiban K3 dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna tercapainya tempat kerja yang aman dan  efisien dan produktif.  Manfaat Penerapan K3 Cegah dan tekan Kecelakaan  Angkibat Kerja atau Penyakit Akibat Kerja  Kesadaran K3 Lebih Efektif  Tempat Kerja yang aman, Sehat  Mengurangi Gangguan  dan Kerugian  Terukur dan terverifikasi Pengakuan dan Bukti Pemenuhan  Reputasi dan Peluang Bisnis.  Baca juga :  Dasar Hukum dan Dasar-Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PP No. 50 Tahun 2012 PP.50/12 一 22 Pasal Lamp. 1 一

Dasar Hukum dan Dasar-Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Perusahaan

Gambar
Dasar - Dasar Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)   Tujuan  K3  Adalah usaha dalam melakukan pekerjaan tanpa kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.    Meningkatkan performa dan peroduktivitas personil ditempat kerja.   Memberikan suasana atau lingkup kerja yang aman.    Penyakit akibat  kerja adalah  sebuah penyakit yang merupakan dampak  dari adanya aktivitas-aktivitas kerja.  Kecelakaan   adalah kejadian yang tak terduga, tidak dikehendaki,  mengacaukan peroses yang  telah diatur yang menimbulkan cidera atau sakit dan atau kerusakan properti.  Teori K3-Domino Menurut Henrich,  kunci untuk mencegah kecelakaan  kerja adalah menghilangkan sikap dan kondisi tidak aman (kartu tiga), sesuai  dengan analogi efek domino, jika kartu ketiga tidak ada lagi seandainya  kartu satu dan kedua jatuh, ini tidak akan menyebabkan jatuhnya semua kartu.  Ada gap atau jarak antara kartu ke dua dengan kartu keempat, jika kartu kedua jatuh, ini tidak akan sampai  meruntuhkan kartu ke empat. Pada ak

Pengertian dan Rumus Aritmatika Sosial, Konversi satuan waktu dan Statistika

 Aritmatika Sosial  Masalah jual beli Pada soal aritmatika sosial, terdapat beberapa istilah  yang harus dipahami terlebih dahulu diantaranya adalah : Harga beli yaitu harga yang dibeli oleh seseorang.   Harga jual yaitu harga yang ditetapkan oleh penjual kepada pembeli.  Rumus : Keuntungan = harga jual - harga beli.  Atau %untung  = keuntungan / harga beli  x 100% Kerugian yaitu uang yang hilang disebabkan harga jual lebih rendah dari harga beli. Rumus : Kerugian = harga  beli - harga jual atau %rugi = kerugian /harga beli x 100% Diskon yaitu potongan harga jual yang diberikan kepada penjual. Rumus : Diskon = %diskon x harga jual.  Bruto yaitu Berat kotor (berat tempat + berat barang) Rumus : Neto + Tara Tara yaitu berat tempat  atau berat pembungkus.  Rumus : Bruto -  Neto Neto yaitu Berat Bersih (berat barang)  Rumus : Bruto -  Tara Tabungan dan hutang yaitu besarnya bunga yang harus dibayar atau besarnya bunga yang diperoleh seperti dibawah ini : Diketahui : Hutang ( Besarnya H

Oprasi Bilangan Bulat dan Jenis - Jenis Bilangan Beserta Contohnya

Dalam matematika terdapat aturan yang wajib  diketahui  dalam melakukan perhitungan, dimana ada bagian perhitungan yang wajib  dikerjakan terlebih dahulu  untuk menemukan hasil yang sama. Berikut aturan penggunaan tanda Oprasi Hitung dan urutan dalam perhitungan yang bener.  Oprasi Bilangan Bulat Dibawah ini adalah aturan penggunaan tanda Oprasi Hitung  :   Oprasi  hitung matematika meliputi ( + , - , x , : ,  Akar  dan pangkat.   Perkalian atau Pembagian tanda sejenis menghasilkan tanda positif (+).   Perkalian  atau Pembagian tanda beda jenis menghasilkan tanda negatif ( - ).    Urutan pengguna tanda dapat  dilihat dibawah ini :   ( )     Pangkat   Perkalian ( X) dan Pembagian ( : )  Penjumlahan ( + ) dan Pengurangan ( - )  Tanda yang paling atas wajib dikerjakan terlebih  dahalu dibandingkan  dengan tanda dibawah nya.   Contoh  (5 + 4) : 3 = 3  (kerjakan yang didalam kurung terlebih dahulu).    Dibawah  adalah Jenis - Jenis Bilangan beserta contohnya .  Bilangan  Riil (.., - 1, -½